Sabtu, 28 Mei 2016

Waspada Pembodohan dan Penyesatan atas Nama Sains Islam Oleh Obsevasi Nestad

Beberapa hari terakhir tanpa sengaja saya membuka sebuah Fans Page yang bernama Observasi Nestad IV Zl-81smg-dsg berisi kajian-kajian astronomi dan sebagainya, dengan mencocokan kepada Al-Qur'an dan Hadits. Awalnya, saya membaca sebuah catatan berjudul matahari mengelilingi bumi, merasa aneh saya lalu berkomentar di catatan tersebut dengan mempertanyakan beberapa hal dari tulisan tersebut. Setelah komentar tersebut saya dihujani banyak komentar, termasuk Admin yang bukan malah menjawab, malah menuduh saya missionaris yang menyamar (sayang tidak sempat saya Screen Shoot keburu dihapus Admin). 

Dari sini saya mulai curiga lalu mulai membaca catatan-catatan, serta status dan komentar dari salah satu Akun yang mengaku  dan diakui membernya sebagai Admin bernick name Putri Roro Deputri  membaca komentarnya serta beberapa statusnya, yang ternyata juga diposting di Fans Pagenya jelas-jelas membahayakan umat. Karena terdapat pembodohan atas nama Sains Islam dengan mencocok-cocokan dengan Al-Qur'an dan Hadits sementara "sains" yang mereka sebut-sebut jauh dari kata Ilmiah serta sama sekali tidak nyambung dengan kutipan mereka terhadap Al-Qur'an dan Hadits.

Dari sini saya kemudian mensearching kesana-kemari mencari informasi tambahan, ternyata yang berkomentar dan mengkritik bukan hanya saya ternyata sudah banyak yang mengkritik dan ditanggapi dengan sangat Parah dari saya. Di jawab dengan cacian, makian oleh Putri Roro Deputri.
Jika saya tampilkan keseluruhan mungkin akan sangat panjang. beberapa Screen Shoot akan saya tampilkan di bawah ini:
gravitasi bumi tidak ada
Gambar 1.  Putri Menyebutkan Bahwa Gaya Gravitasi itu tidak pernah Ada yang ada hanyalah Arus Disoneritika

Gravitasi ada tapi
Gambar 2. Gaya Gravitasi ada berlaku dari Batas Atmosfir bawah Ozon sampai dasar Tanah berasal dari arus disoneritika

 Di atas kita bisa baca "keanehan" statemen yang luar biasa meruntuhkan teori yang sangat kita kenal yaitu Gravitasi. Di sini langsung Putri katakan tidak pernah ada.  Tapi admin lainnya yaitu Daniel Urback (Orang yang sama atau bukan ; satu orang punya banyak akun) menyatakan bahwa gaya gravitasi ada tapi berasal dari arus disoneretika.

Bumi bergantung di bawah ka'bah
Gambar 3. Bumi  Bergantung Di Bawah Ka'bah?
 Nah bisa di baca SS di atas. Bumi Bergantung di bawah Ka'bah, What !

Di atas dikatakan Bumi tidak memiliki Gravitasi, dan sekarang Bumi bergantung di bawah Ka'bah?
harusnya manusia itu tidak berada di atas bumi melainkan nempel di atas dan sekeliling Ka'bah. Karena Jangankan manusia, bumi saja bergantung sama Ka'bah.. bayangkan ketika Ka'bah belum di dirikan kembali oleh Nabi Ibrahim dan Ismail. Bumi bergantung sama apa?


Gambar 4.  Tiga Matahari Bergabung?













Pembaca pasti terheran-heran dan merasa aneh ada 3 matahari bergabung?

Gambar 5.  Penggabungan 2 Matahari
 Sama seperti di atas, tapi kali ini Hanya 2 Matahari Bergabung
Gambar 6. Objek Gardan Alam Semesta  Langit Tingkat Pertama?

Pembaca mungkin bingung dan tidak paham. Oleh karena itu cukup catat "Langit Tingkat Pertama


Gambar 7 dan 8 Bentuk Pintu Langit

 Nah Pembaca pasti tambah bingung Bentuk Pintu Langit?

apalagi kalau membaca SS di atas Lorong yang menghubungkan Bumi Tingkat ke 7 sampai Langit Tingkat 7.
Wow!
Teleskop apa yang digunakan Nestad sehingga mampu menjangkau Langit ke 7? menjangkau Induk Pintu Langit?

Gambar 9. Air di atas Arsy, Atau Dibawah Arsy.

Di sini pasti pembaca makin aneh, setelah langit pertama, langit ke Tujuh, sekarang Arsy.

Teropong / Teleskop yang pasti luar biasa mampu menjangkau Arsy?

Gambar 10. Teropong / Teleskopnya mampu menjangkau struktur alam semesta
Hebat bukan Teleskopnya, mampu menjangkau Struktural alam semesta semuanya.. tidak hanya langit ke 1 sampai 7 dan Arsy.

Karena Teleskop NESTAD yang super canggih maka tidak aneh kemudian mereka melontarkan beberapa temuan "FAKTA" yang beberapa di antaranya di atas... dan dibawah ini

Gambar 11, Sangkakala
Nestad Menjelaskan Sangkakala hasil Teropong Nestad!!

Gambar 12. Shirathal Mustaqim

Wow Jembatan Shirothol Mustaqim juga tidak luput dari pengamatan NESTAD dengan Teleskop Super Canggihnya.

Gambar 13. Objek Pohon dan Pena di Langit ke 6
Salah satu Objek hasil tangkapan teleskop Nestad adalah adanya Objek Pohon dan Pena Raksasa di Langit ke 6 Pucuk dari Pohon Tersebut menjangkau langit ke 7.


NAH dengan beberapa Screen Shot di atas pembaca mungkin bertanya-tanya siapa sih seorang yang Admin yang bernama Putri Roro Deputri

oke mari kita lihat apa yang telah dia jelaskan tentang dirinya.
1. Ilmuwan Muda yang Lahir tahun 1991


2. Mantan karyawan Nasa dan serta jadi buronan Nasa, Intelejen Amerika dan Israel, Salah seorang Teman mengatakan bahwa Putri Roro katanya telah bekerja di Nasa 4 atau 6 Tahun..
3. Mengaku mendapat predikat Ratu Sains dari Raja Abdul Aziz (saya tidak tahu Raja Abdul Aziz itu Raja saudi yang mana), Serta mendapat Suaka Politik serta diberi amanat untuk membuat kurikulum geologi dan astronomi baru..

4.Disebut-sebut sebagai seorang yang Muallaf  (baru masuk Islam) pada tanggal 9 Februari 2015
5. Mengaku tidak mengerti Al-Qur'an dan Hadits, baik dirinya maupun Nestad
5. Meskipun begitu dia tidak tahu Al-Qur'an tapi dalam banyak postingan dia menjelaskan Al-Qur'an dan Hadits Seolah-olah Pakar.

6. Dalam postingannya sangat ambisius, benci kepada nasa, Yahudi, Amerika  apakah benar atau hanya sandiwara untuk menarik perhatian!!
7. Menyatakan NESTAD pasti Benar seandainya Quran menyatakan bertolak belakang dengan Nestad ia siap Keluar dari Islam, karena Al-Qur'anlah yang salah.
8.  TIdak menerima Kritikan, bahkan gemar menfitnah orang lain sebagai Missionaris.

9. Tidak diakui pemerintah Indonesia Tapi diakui pemerintah Saudi Oleh raja Saudi Abdul Aziz (raja yang mana saya tidak tahu)


dari screen shoot di atas kita pembaca bisa menilai dengan akal sehat apakah kita bisa percaya dengan informasi-informasi di atas?
Apakah di atas bukan pembodohan?

mengaku Ilmuwan muda, telah bekerja di Nasa 4 tahun, muallaf, mengaku mendapat predikat ratu Sains, mendapat suaka dari Raja Abdul Aziz Raja Saudi, tapi tinggal di Indonesia, mengaku dikejar-kejar tapi rajin posting dan komentar di Facebook, bahkan juga mungkin pemerintah Indonesia sudah tahu. Dengan segudang keanehan ini tentu akan sangat luar biasa kalau kita membaca keseluruhan postingan, komentarnya di facebook. tapi itu akan sangat lama dan panjang sekali.  Di atas sudah saya tampilkan screen shoot beberapa postingannya.. dibawah ini akan saya tambah lagi dengan secara singkat saja.


-Ozon tidak bisa ditembus. Manusia yang menembus ozon adalah bohong!!


Kita pasti bingung dengan pernyataan di atas, satu sisi ada banyak manusia yang telah keluar angkasa, bahkan umat Islam sendiri sudah ada
http://www.suara-islam.com/read/index/12262/Astronot-Malaysia-Ini-Tetap-Kerjakan-Shalat-Walau-Berada-di-Luar-Angkasa
kemudian bagaimana dengan peristiwa jatuhnya meteor ke bumi?
- http://global.liputan6.com/read/624873/dahsyat-gelombang-kejut-meteorit-rusia-2-kali-kelilingi-bumi
- http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/02/7-fakta-ledakan-meteor-di-rusia

Ada ruang di dalam perut bumi  yang lebih besar dan lebih luas dari bumi itu sendiri?


Hebatnya lagi ternyata itu adalah makam Rasulullah...Khurafat

Cuma penampakan planet bumi tapi dikatakan posisi DAJJAL



Hajar Aswad bukan berasal dari Surga, tapi asalhnya adalah Induk Bumi, lalu naik Kelangit dan diturunkan lagi Kebumi...
Bahkan Induk bumi adalah asal benda-benda langit dan bumi.
 Teropong apa yang bisa menjelaskan sejarah dengan detail seperti ini? tidak hanya menjelaskan memaparkan langit 1 -7 dan Arsy tapi juga bisa melihat sejarah masa lalu

Bintang itu Makhluk Hidup??

Ka'bah tempat bergantung bumi.
Mekah Bebas dari Virus apapun...!! padahal kita tahu jemaah haji banyak yang divaksin, ada jemaah yang sakit.

Ka'bah katanya beberapa kali dirudal oleh Israel...!!!

Kesimpulan
Saya pribadi tidak memaksa pembaca untuk percaya saya atau percaya kepada Putri Roro dan Page Nestad itu kembali kepada pembaca.
saya pribadi dengan tegas tidak bisa percaya dengan page, dan apalagi akun tersebut. Mengingat begitu banyak perkara yang tidak dapat dipercaya informasinya, baik berdasarkan Nash maupun berdasarkan teori-teori sains.. Saya pribadi lebih percaya temuan-temuan dan kajian semisal Harun Yahya, Dr. Zakir Naik, Dr. Maurice  dan lain sebagainya yang memang dikenal pakar di bidnganya serta kajiannya tidak ditutup-tutupi. Tidak seperti Nestad, Foto tidak lengkapn dan jelas, Video tidak ada, Buku tidak ada.

Tulisan ini insya Allah akan saya Update,mengingat masih banyak Screen Shoot yang belum saya upload, dari Komentarnya, Akun pesorak, dan lain sebagainya..

Semoga Allah senantiasa memberikan Hidayah kepada kita.. 
Wallahu A'lam Bish-shawab

Minggu, 22 Mei 2016

Tajsim


Prolog
Jika anda ditanya oleh seseorang “apakah Allah Ber-jism”?

apa jawaban anda?
Jika anda jawab “Iya” maka anda belum tentu benar.
Jika anda jawab “tidak”  Maka anda kemungkinan salah.
Kenapa bisa demikian?
Karena makna Jism itu sendiri belum disepakati maknanya.


Makna Jism

Pendapat ahli bahasa
Ibnu Mandzur berkata:
الجِسْمُ: جماعة البَدَنِ أَو الأَعضاء من الناس والإِبل والدواب وغيرهم من الأَنواع العظيمة
Al-jismu: kumpulan dari badan atau anggota-anggota seorang manusia, onta, binatang berkaki empat, dan lain-lain yang merupakan bagian yang makhluk yang besar.
Ahli bahasa hanya menggunakan istilah Jism untuk sesuatu yang berat dan padat, mereka tidak menamakan udara sebagai jismdan jasad lain halnya dengan tubuh manusia yang jelas mereka sebut sebagai jism. Pandangan ahli bahasa tentang Jism sesuai dengan firman Allah ta’ala:
وإذا رأيتهم تعجبك أجسامهم
Artinya: Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. (QS al Munâfiqûn:4)
Dalam ayat lain Allah berfirman
وزاده بسطة في العلم والجسم
Artinya: Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.(QS albaqarah:247)
Pendapat ahli filsafat dan Mutakallimîn.
Ibnu Taimiyah berkata:
Adapun ahli kalam dan para  filosof  berselisih tentang makna Jism: Sebagian dari mereka mengatakan bahwa Jism itu adalah sesuatu yang eksis, sebagian lagi mengatakan bahwa jism adalah sesuatu yang berdiri sendiri, sebagian lagi mengatakan bahwa jism adalah sesuatu yang tersusun dari atom, sebagian lagi mengatakan bahwa jism adalah sesuatu yang tersusun dari materi dan gambaran, sebagian lagi mengatakan bahwa bahwa jism adalah sesuatu yang bisa ditunjuk dengan isyarat indra, sebagian lagi mengatakan bahwa jism itu tidak tersusun dari apapun tapi ia justeru yang ditunjuk[1]
Apa yang didefinisikan oleh para mutakallimin dan ahli filsafat sama sekali tidak dikenal  dalam bahasa arab baik dalam kitab-kitab maupun syair-syair mereka. Ruh sekalipun ditunjuk, turun, dan naik serta berdiri sendiri namun tidak dinamakan sebagai jismoleh ahli bahasa oleh karena itu mereka menyebutkan istilah jism dan ruh. Disini bisa kita ketahui bahwa “dan” disini berkonsekwensi perbedaan makna (mughayarah).
Teka-teki
Jadi manakah yang anda pilih ketika menjawab iya atau tidak?
Jika dinafikan, lalu bagaimana dengan orang yang mengatakan bahwa jism itu sesuatu yang bisa ditunjuk, padahal Ahlusunnah dan juga Asyairah beriman bahwa Allah bisa dilihat disyurga. Padahal sesuatu yang dilihat dengan mata adalah sesuatu yang ditunjuki dengan indra.?
Jika dikatakan Allah adalah jism, lalu bagaimana dengan pendapat ahli bahasa yang mengatakan bahwa tubuh dan anggota-anggotanya adalah jism [2]?
Bingungkah anda?
Disinilah perlunya memahami sesuatu secara kompleks dan mendetail.
Ibnu Taimiyah berkata:
أما الكلام في الجسم والجوهر ونفيهما أو إثباتهما , فبدعةٌ
ليس لها أصلٌ في كتاب الله ولا سنة رسوله
ولا تكلم أحدٌ من الأئمة والسلف بذلك نفياً ولا إثباتاً . انتهى
Adapun pembicaraan tentang jism dan jawhar serta penafian dan penetapannya merupakan kebidahan yang tidak memiliki asal dari kitab Allah dan sunnah rasulnya serta tidak pernah dibicarakan oleh seorangpun dari para imam-imam Salaf dengan menafikannya atau menetapkannya.[3]
Dalam tempat lain beliau mengatakan
وأما القول الثالث : فهو القول الثابت عن أئمة السنة المحضة
كالإمام أحمد ومَنْ دونه , فلا يطلقون لفظ الجسم لا نفياً ولا إثباتاً , لوجهين:
أحدهما : أنه ليس مأثوراً , لا في كتاب ولا سنة ,
ولا أثر عن أحد من الصحابة والتابعين لهم بإحسان , ولا غيرهم من أئمة المسلمين,
فصار من البدع المذمومة .
الثاني : أن معناه يدخل فيه حق وباطل ,
والذين أثبتوه أدخلوا فيه من النقص والتمثيل ما هو باطل ,
والذين نفوه أدخلوا فيه من التعطيل والتحريف ما هو باطل . انتهى
Dan adapun pendapat yang ketiga: itulah pendapat yang tetap dari para imam Sunnah yang murni. Seperti Imam Ahmad dan selainnya. Mereka tidak memutlakkan lafadz jism baik dalam penafian maupun penetapan karena dua hal.
Pertama: hal tersebut tidak ma’tsur baik dalam qur’an, sunnah, maupun atsar sahabat serta orang-orang yang mengikuti mereka dalam kebaikan. Tidak juga dari para imam kaum musllimin yang lain. Maka jadilah hal tersebut sebagai bid’ah yang tercela.
Kedua: maknanya yang bisa jadi haq maupun batil.
Orang-orang yang menetapkannya [secara mutlak] bisa masuk dalam penjelekkan dan penyerupaan yang merupakan kebathilan.[4]
Sedangkan orang yang menafikannya [secara mutlak] bisa masuk dalam ta’thil dan tahrif yang merupakan kebatilan.[5] [6]
Kesimpulan
Lafadz jism terkait sifat Allah adalah lafadz yang Muhtamil serta sebuah bahasan muhdats yang diada-adakan oleh para filosof dan Mutakallimun. Sebagai Ahlissunnah kita harus menghindarinya. Jika kita ditanya tentang hal ini maka Ibnu Taimiyah memberikan Jalan keluar dengan perkataannya:
فيقال لمن سأل بلفظ الجسم : ما تعني بقولك ؟
أتعني بذلك أنه من جنس شيء من المخلوقات ؟
فإن عنيتَ ذلك , فالله قد بيَّنَ في كتابه أنه لا مثل له , ولا كفوَ له , ولا نِدَّ له ؛
وقال : ( أفمن يخلق كمن لا يخلق )
فالقرءان يدل على أن الله لا يماثله شيء , لا في ذاته ولا صفاته ولا أفعاله,
فإن كنتَ تريد بلفظ الجسم ما يتضمن مماثلة الله لشيء من المخلوقات ,
فجوابك في القرءان والسنة . انتهى
Maka direspon bagi siapapun yang bertanya dengan lafadz jism: apa yang anda maksud? Apakah yang anda maksud adalah bahwa Dia termasuk jenis dari makhluknya?  Kalau jelas begitu maksudnya, maka Allah telah menjelaskan didalam kitabnya bahwa Dia tidak serupa,setara, dan tidak bersekutu dengan apapun. Allah berfirman: Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa) ?. (QS al Nahl:17). Al Qur’an menunjukkan bahwa Allah tidak diserupai oleh apapun baik  zat, sifat, maupun perbuatannya.
Kalau yang engkau maksud dengan lafadz Jismmengandung penyerupaan Allah dengan makhluknya, maka jawaban untukmu ada didalan Alqur’an dan Sunnah.[7]
Selanjutnya beliau menegaskan:
ولهذا اتفق السلف والأئمة على الإنكار على المشبهة الذين يقولون
بصر كبصري , ويدٌ كيدي , وقدم كقدمي . انتهى
Oleh karena itu Salaf telah bersepakat untuk mengingkari Musyabbihah yang mengatakan penglihatan [Allah] seperti penglihatanku, tangan [Allah] seperti tanganku, kaki [Allah] seperti kakiku.[8]
Disini Ahlussunnah dan salaf tidak membicarakan penafian maupun penetapan jism pada Allah, begitu juga lafadz-lafadz lain yang tidak terdapat dalam al Qur’an maupun Sunnah seperti arah dan tahayyuz dan semisalnya. Tetapi Ahlussunnah menyifatkan Allah Taala sesuai dengan apa yang Ia Sifatkan bagi dirinya dalam alQur’an dan apa yang disifatkan oleh Rasulnya. Mereka tidak melangkahi al-Qur’an dan Hadits.
Imam al Barbahari berkata:
Tidak membicarakan rabb kecuali sesuai dengan apa yang Ia sifatkan bagi diri-Nya Azza Wajalla dalam Qur’an dan yang dijelaskan oleh Rasulullah untuk para sahabatnya.[9]
Beliau juga menjelaskan bahwa lafadz-lafadz bid’ah tersebut adalah sumber bid’ah:
Ketahuilah! Semoga Allah memuliakanmu! Kalau saja manusia menahan diri dalam perkara-perkara muhdats, tidak melangkah lebih jauh, dan tidak melahirkan kalimat-kalimat yang tidak pernah datang dari atsar Rasulullah juga sahabatnya,maka niscaya tidak akan ada kebid’ahan[10]
Al Hâfidz Abdul Ghâni al Maqdisi Rahimahullahmenyetujui kaidah seperti ini dengan mengatakan:
“Termasuk Sunnah yang tetap adalah diam dari sesuatu yang tidak datang nashnya dari Rasulullah Shallallâhu alaihi Wasallam atau yang telah disepakati oleh kaum muslimin untuk memutlakkannya dan meninggalkan perselisihan dalam penafian dan penetapannya. Begitu juga pada perkara yang hanya bisa ditetapkan dengan nash Syari’,dan juga pada perkara yang hanya bisa dinafikan dengan dalil Sami’ [11]
Tulisan dan nukilan Ibnu taimiyah juga menjadi bukti bahwa beliau bukanlah seorang mujassimah, Justeru ketika Asyairah membatasi bahwa jismitu adalah satu hal, ternyata ibnu taimiyah telah merinci dan menyikapi lafadz jismdari berbagai isu yang beredar tentang jism menurut berbagai firqah dan mengambil solusi yang wasath.
Semoga bermanfaat
Saudaramu: dobdob
________________________________________
[1] Majmû’ Fatâwa Syaikhul islam Ibnu Taimiyah III/32
[2] Sekte karamiyah merupakan golongan Mujassimah yang berkeyakinan Allah adalah Jism dalam artian bertubuh dan bertulang. wal iyadzubillah
[3] Dar At Tâhrudh al Aql wa An Naql 4/146
[4] Kalau kita mengatakan Allah jism maka bisa jadi kita akan seperti karamiyah yang menetapkan bahwa Allah adalah seperti tubuh yang terdiri dari tulang dan daging. Waliyadzubillah
[5] Ada yang berpendapat bahwa jism itu yang ditunjuk padahal sesuatu yang terlihat itu adalah sesuatu yang ditunjuki oleh indra. Dengan menafikannya secara mutlak maka bisa jadi kita seperti mu’tazilah yang tidak mengimani bahwa kita bisa melihat Allah diakhirat kelak.
[6] Minhâjus sunnah Nabawiyyah I/204
[7] Dar At Tâhrudh al Aql wa An Naql 10/307
[8] Dar At Tâhrudh al Aql wa An Naql 10/309
[9] Syarhus sunnah hal. 69
[10] Syarhussunnah hal. 105
[11] Aqâid Aimmatus salaf hal 132


Jumat, 20 Mei 2016

Kiat Membesarkan Anak dengan Teknologi

Vera Itabiliana
Teknologi bagaikan dua sisi pisau. Di satu sisi, pisau bermanfaat untuk untuk memotong-motong sayuran. Di sisi lain, pisau juga bisa digunakan untuk melukai. Begitu juga dengan teknologi. Di satu sisi bermanfaat untuk mendukung kegiatan sehari-hari, juga untuk belajar. Di sisi lain, ada banyak dampak negatif teknologi. Contohnya para pelaku pembunuh Yuyun, gadis yang diperkosa 14 pemuda di Bengkulu. Salah satu akibatnya karena para pemuda itu suka menonton film porno di internet. Jadi, gimana dong cara membesarkan anak bersama teknologi? Kemajuan teknologi, mau tidak mau harus kita hadapi. Kita tidak bisa menjauhkan anak dari teknologi karena bagaimanapun mereka akan membutuhkan teknologi untuk belajar dan bekerja. 


Kiat membesarkan anak bersama teknologi, tema itulah yang diangkat dalam Talkshow Parenting yang disponsori oleh Sampoerna Academy, sebuah program pendidikan yang didesain oleh Putera Sampoerna Foundation dengan sistem berasrama standar Internasional. Talkshow ini diadakan pada tanggal 13 April, tapi saya baru sempat menulis laporannya sekarang. Para pembicara: Vera Itabiliana (Psikolog Anak), Miss Yenny (Kepala Sekolah Sampoerna Academy), dan Ibu Erna (Dosen). Vera Itabiliana sebagai seorang Psikolog menjelaskan dampak teknologi, terutama gadget seperti smartphone dan televisi kepada anak-anak. Anak-anak usia di bawah 2 tahun, sebaiknya jangan dulu diperkenalkan dengan gadget. Jangan berikan gadget kalau hanya untuk menyibukkan anak supaya diam dan tidak mengganggu orangtuanya.

Anak yang terlalu banyak terpaprar gadget akan mengalami gangguan komunikasi dan konsentrasi. Pandangan matanya akan terus mengarah ke gadget. Mbak Vera bahkan memiliki contoh kasus pasien anak yang tidak bisa berinteraksi dengan orang di sekitarnya, tapi dapat bicara seperti suara-suara yang ada di game. Anak itu juga tidak bisa memegang pensil, tapi sebaliknya dia menggerakkan  tangannya seperti saat menggerakkan layar Tablet. Mengerikan sekali, ya! Makanya, Mbak Vera punya aturan memberikan gadget ke anaknya hanya saat liburan dan itupun hanya 2 jam sehari. 

Dosen Erna

Ibu Erna, seorang Dosen di Jakarta, menjelaskan pentingnya teknologi. Di zaman sekarang ini, anak-anak harus dibekali dengan STEAM (Sains, Technology, Engineer, Art, dan Matchmatic). Apa pun bakatnya, anak-anak harus punya bekal STEAM, karena di zaman MEA (Masyarakat Ekonomi Asia), anak-anak akan bersaing dengan anak-anak lain dari ASEAN. Untuk mengajari Sains, tidak harus plek teori seperti di buku pelajaran. Bisa dengan mengajak melihat alam. Kalau matahari bersinar itu gunanya untuk apa. Bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan, dan sebagainya. Sains itu mudah, kok.... 

Nah, terakhir Miss Yenny menjelaskan penerapan teknologi di Sampoerna Academy. Bahwasanya di sana internet bisa digunakan kapan saja dan anak-anak belajar menggunakan laptop. Tapii... fasilitas itu hanya bisa digunakan untuk BELAJAR, bukan update status di FB atau menonton film di Youtube. Jika teknologi digunakan dengan benar, niscaya anak-anak akan berkembang pengetahuan dan kecerdasannya. Contohnya, ada anak yang suka membuat cerita. Dia memposting ceritanya di situs dan ceritanya itu dibaca oleh banyak orang. Anak itu jadi terasah kemampuan kreativitas dan imajinasinya. Luar biasa, bukan? 

Miss Yenny

Intinya, anak-anak perlu diperkenalkan dengan teknologi setelah usia di atas 2 tahun ya, Bu. Itupun hanya untuk belajar, bukan sekadar main game atau menonton You Tube. Penggunaannya juga jangan berlebihan. Apa pun yang berlebihan tentu tidak baik. Gunakan teknologi untuk mengasah bakat dan minat anak kita.

Kamis, 19 Mei 2016

Playdate Staedtler: Saat Ibu dan Anak Berkreasi dengan Warna

Assalamu'alaikum. Hari Sabtu lalu, 14 Mei saya mengikuti event Playdate Staedtler di Twin House, Kemang. Acara yang sangat menarik untuk para ibu dan anak. Sebagai ibu, tentunya kita ingin terus merangsang kreativitas anak melalui aktivitas menyenangkan, di antaranya menggambar dan mewarnai. Anak-anak saya suka sekali menggambar, tapi tidak  begitu suka mewarnai. Capek, katanya. Nah, kita lihat ya, apakah sepulangnya mereka dari acara Playdate Staedtler ini, mereka jadi suka mewarnai? 


Acara dimulai jam 10, berhubung jalannya lancar jaya maka saya sekeluarga sampai di lokasi jam 9.30. Panitia masih sedang siap-siap. Acara diadakan di lapangan berumput. Untungnya banyak pohon besar di sekitar, jadi adem deh. Anak-anak langsung menghambur ke lapangan yang sudah ditutupi oleh alas. Di atasnya ada banyak mainan. Howaaa... gimana anak-anak nggak hepi? Semua mainan yang mereka sukai, ada di sana. Bongkar pasang, brick, peralatan menggambar dan mewarnai. Saya juga mendapatkan goodiebag yang isinya wah sekali, pas untuk bekal anak-anak merangsang kreativitas. Alat tulis dan mewarnai dari Stadtler! Alhamdulillah.

Undangannya cantik, penuh warnaaa....
Goodiebag Staedtler untuk bekal kreatif

Saat kami sedang menemani anak-anak sekaligus foto-foto, panitia dengan ramahnya mengajak kami mengobrol terutama tentang aktivitas ngeblog yang dilakukan sambil mengasuh anak-anak. Jam 10.30, para undangan berdatangan, acara pun dimulai dengan santai. Duduk lesehan, dibuka oleh MC dan pembicara dari @haloibu. Kami saling berbagi mengenai aktivitas merangsang kreativitas anak yang dilakukan di rumah, juga bagaimana caranya ibu momblogger ini tetap  ngeblog di tengah kesibukan rumah tangga dan anak-anak. Semua peserta ditanya satu per satu. Rasanya jadi akrab sekali, meskipun banyak yang baru bertemu. Saya juga kebagian ditanya.

Obrol santai bersama Tim @HaloIbu dan Staedtler
Kesimpulannya, rata-rata ibu menulis di blog pada malam hari ketika anak-anak sudah tidur atau siang hari saat sedang sekolah. Pekerjaan rumah tangga didaftar menurut skala prioritas. Yang penting urusan anak-anak dulu, pekerjaan rumah tangga bisa menyusul. Begitu juga dengan saya.  Para momblogger ini mencari ide-ide kreasi permainan anak dan keterampilan di internet, terutama situs-situs milik momblogger luar negeri. Mereka itu kreatif-kreatif sekali. Berbagai barang bekas bisa dimodifikasi menjadi mainan anak. Tak hanya murah, tetapi juga merangsang kreativitas dan imajinasi anak. Anak-anak saya pun senang sekali memodifikasi barang-barang bekas, sampai rumah berantakan tak karuan.

Seru dan Ramai acara Playdate Staedtler

Anak-anak saya paling senang menggambar. Mereka menggambar di mana saja: kertas, tembok rumah, kardus susu, dan lain-lain. Sayangnya, mereka kurang suka mewarnai. Sampai kemudian panitia membagikan wadah mewarnai yang terdiri atas: Papercraft, Kertas Kanvas, dan Tas Blacu. Wow, kalau di atas wadah yang berbeda, anak-anak jadi bersemangat. Sidiq asyik mewarnai di atas Papercraft bergambar Brick, yang kemudian digunting dan dibentuk menjadi Brick 3D. Salim dan Ismail mewarnai di atas Tas Blacu.
Sidiq asyik mewarnai Papercraft
Cantiknya Papercraft setelah diwarnai
Mewarnai Tas Blacu

Ajaibnya, Pensil Mewarnai Luna dari Staedtler menghasilkan warna seperti lukisan. Caranya, warnai gambar, lalu celupkan kuas ke air, dan goreskan kuas ke gambar yang telah diwarnai. Kuas ini sudah ada di dalam Pensil Mewarnai Luna dari Staedtler yang bisa dibeli di toko-toko buku mana saja. Tentunya, aktivitas mewarnai ini tidak hanya untuk anak-anak, lho. Bagi anak usia balita, bisa menjadi media pembelajaran dan pengenalan warna. Sedangkan bagi orang dewasa, bisa melepas stres. Nah, ibu-ibu kalau sedang stres, boleh juga dicoba mewarnai gambar-gambar "Colouring Adult" yang bukunya juga marak dijual di toko buku. 

Pulang dari acara, Sidiq semangat sekali menggambar dan mewarnai di atas Kanvas. Mula-mula kanvas digambar dulu dengan Pensil Warna Staedtler, kemudian dibasahi dengan kuas basah. Hasilnya? Benar-benar seperti lukisan! Sekarang mereka jadi senang mewarnai. Memang ya, jadi ibu itu harus kreativitas mencari hal-hal yang disukai anak. Terima kasih, Staedtler, sudah menyediakan keperluan mewarnai dan alat tulis lainnya untuk anak-anak. Mau dapat ide-ide kreatif lainnya? Ikuti saja media sosial Staedtler dan Pensil Warna Luna di Instagram dan Twitter @StaedtlerID dan Fanspage Luna Kreatif. 


Sabtu, 14 Mei 2016

KA’BAH DIBANGUN SECARA FISIK SEJAK NABI ADAM AS


Menurut beberapa riwayat, Ka’bah telah dibangun sejak zaman Nabi Adam AS, namun sebelumnya dibangun oleh para malaikat.
Umat Islam di seluruh dunia pasti mengenal Ka’bah, rumah Allah (Baitullah) yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh jagat raya ini. Ka’bah atau Bayt Atiq dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. dan Baitullah ini merupakan tempat ibadah yang pertama kali dibangun di atas dunia.
“Sesungguhnya, rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia ialah Baitullah di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (diantaranya) Maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya menjadi amanlah dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. Yaitu, (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), sesungguhnya Allah Maha Kaya dari semesta alam.” (QS. Ali Imran [3]: 96-97)
Dalam menafsirkan surah Ali Imran [3] ayat 96, Al-Qurthubi, seorang ahli tafsir, mengatakan bahwa orang yang pertama kali membangun Baitullah adalah Nabi Adam AS.
Ali bin Abi Thalib menyatakan, “Allah SWT memerintahkan para malaikat-Nya untuk membangun Baitullah di muka bumi dan melaksanakan Thawaf disana. Peristiwa tersebut terjadi sebelum Adam diturunkan ke bumi. Setelah turun, Adam menyempurnakan bangunannya dan berthawaf disana dan juga para nabi setelahnya. Kemudian, pembangunan Baitullah tersebut dilaksanakan kembali dan disempurnakan oleh Nabi Ibrahim AS bersama putranya, Ismail”
Penjelasan ini berdasarkan keterangan AlQuran surah Al-Baqarah[2] ayat 127 dan surah Al-Hajj[22] ayat 26.
“Dan, ingatlah ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), ‘Ya Rabb kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 127).
Dari keterangan ini, jelaslah bahwa yang pertama kali membangun Ka’bah adalah Nabi Adam AS. Dan, yang menyempurnakan pembangunan Ka’bah dengan memasang atau meninggikan pondasinya adalah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Para ulama salaf mengatakan bahwa disetiap tingkat langit terdapat sebuah rumah. Penduduk langit tersebut beribadah kepada Allah di rumah tersebut, oleh karena itulah, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim AS membuat bangunan seperti itu di muka bumi.
Disebutkan dalam kitab Ara’is al-Majilis karya Al-Tsa’ibi, Allah mewahyukan kepada Adam: “Aku memiliki tanah haram (terhormat) dalam posisi sejajar dengan singgasana-Ku (Arasy). Karena itu, datanglah ke sana dan berkelilinglah (Thawaf) sebagaimana dikelilinginya singgasana-Ku. Shalatlah di sana sebagaimana dilaksanakan shalat di sisi singgasana-Ku. Di sanalah Aku memperkenankan doamu.”
Keterangan ini menunjukkan bahwa Adam adalah pembangun Ka’bah pertama, lalu disempurnakan pembangunannya oleh Nabi Ibrahim dan Ismail. Posisinya sama seperti yang ada hingga saat ini.
Mengenai pembangunan Ka’bah, ada pendapat yang menytakan bahwa Ibrahim AS diperintahkan untuk membangun kembali Ka’bah di posisi yang ada saat ini, sebab, sebelumnya lokasi tersebut sering terjadi banjir besar. Karena itu, Ibrahim diperintahkan untuk meninggikan fondasinya. Sebagaimana dikatakan Al-Azraqi dalam Tarikh Makkah, “setelah peristiwa banjir besar, lokasi Ka’bah dulu telah hilang. Lokasi tersebut berbentuk bukit kecil berwarna merah yang tidak terjangkau aliran air. Saat itu, manusia hanya tahu bahwa di sana ada tempat yang sangat bernilai tanpa mengetahui lokasinya secara pasti. Dari seluruh penjuru dunia, mereka yang dizhalimi, menderita, dan butuh perlindungan datang ke tempat ini untuk berdoa. Doa merekapun dikabulkan. Manusia pun mengunjunginya hingga Allah memerintahkan Ibrahim untuk membangun kembali Ka’bah. Sejak Nabi Adam AS diturunkan ke bumi, Baitullah selalu menjadi tempat yang dimuliakan dan diperbaiki terus-menerus oleh setiap agama dan umat dari satu generasi ke generasi lainnya. Tempat ini juga senantiasa dikunjungi malaikta sebelum Adam turun ke bumi.”
Pembangunan itu dilakukan oleh Ibrahim dan Ismail AS. Ismail yang mengangkat batunya dan Ibrahim yang memasangnya. semakin lama makin tinggi hingga Nabi Ibrahim AS tidak mampu lagi menjangkau tempat tertinggi untuk memasang batu-batu tersebut. Kemudian Ismail membawakan sebuah batu untuk pijakan bagi Nabi Ibrahim. Batu inilah yang akhirnya disebut sebagai Maqam Ibrahim.
Mereka terus bekerja sembari berdoa: “Wahai, Rabb kami, terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya, Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Setelah selesai, Allah kemudian memerintahkan Ibrahim untuk berseru kepada seluruh umat manusia agar mengerjakan haji ke Baitullah, sebagaimana yang terkandung dalam QS. Al-Hajj [22]: 27-29.
Menurut wikipedia disebutkan pada awalnya bangunan Ka'bah terdiri atas dua pintu serta letak pintu ka'bah terletak diatas tanah, tidak seperti sekarang yang pintunya terletak agak tinggi sebagaimana pondasi yang dibuat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Namun renovasi dilakukan akibat bencana banjir pada saat Muhammad SAW berusia 30 tahun dan sebelum diangkat menjadi rasul, karena merenovasi Ka'bah sebagai bangunan suci harus menggunakan harta yang halal dan bersih, sehingga pada saat itu terjadi kekurangan biaya. Maka bangunan ka'bah dibuat hanya satu pintu serta ada bagian ka'bah yang tidak dimasukkan ke dalam bangunan ka'bah yang dinamakan Hijir Ismail yang diberi tanda setengah lingkaran pada salah satu sisi ka'bah. Saat itu pintunya dibuat tinggi letaknya agar hanya pemuka suku Quraisy yang bisa memasukinya. Karena suku Quraisy merupakan suku atau kabilah yang sangat dimuliakan oleh bangsa Arab.
Karena kaumnya baru saja masuk Islam, maka Nabi Muhammad SAW mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali ka'bah sehingga ditulis dalam sebuah hadits perkataan beliau: "Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan Aku turunkan pintu ka'bah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail kedalam Ka'bah", sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim.
Ketika masa Abdurrahman bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan itu dibuat sebagaimana perkataan Nabi Muhammad SAW atas pondasi Nabi Ibrahim. Namun karena terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan, penguasa daerah Syam (Suriah,Yordania dan Lebanon sekarang) dan Palestina, terjadi kebakaran pada Ka'bah akibat tembakan peluru pelontar (onager) yang dimiliki pasukan Syam. Sehingga Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Ka'bah berdasarkan bangunan hasil renovasi Nabi Muhammad SAW pada usia 30 tahun bukan berdasarkan pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim. Dalam sejarahnya Ka'bah beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan umur bangunan.
Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa
kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali ka'bah sesuai pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi Muhammad SAW. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan ajang bongkar pasang para penguasa sesudah beliau. Sehingga bangunan Ka'bah tetap sesuai masa renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang.
Maqam Ibrahim – tempat berpijak
Maqam Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim AS. Maqam Ibrahim adalah batu tempat berpijaknya Nabi Ibrahim sewaktu membangun Ka’bah. Ketika itu Ibrahim bermaksud meletakkan batu ke tempat teratas, namun tangannya tidak mampu menjangkau, lalu ia menyuruh Nabi Ismail untuk mencarikan sebuah batu sebagai tempat berpijaknya.
Posisi Maqam Ibrahim hingga kini sama persis pada saat pembangunan Ka’bah pada zaman Nabi Ibrahim, demikian pula pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar, hingga terjadinya banjir besar pada masa khalifah Umar.
Pada mulanya, Maqam itu menempel pada dinding Ka’bah. Namun, pada masa khalifah Umar, digeser kearah timur agar di sisi Maqam Ibrahim bisa menjadi tempat shalat, sebagaimana keterangan AlQuran surah Al-Baqarah [2] ayat 125.
Menurut Sami bin Abdullah al-Maghluts dalam bukunya mengatakan, “Nabi Ibrahim berpijak di atas batu besar yang lembap, langsung dengan kedua telapak kakinya tanpa alas.”
Wa Allahu ‘alam

Senin, 02 Mei 2016

Belajar Berdagang di Market Day

Assalamu'alaikum. Akhirnya saya bisa cerita lagi kegiatan anak-anak yang sudah lewat beberapa waktu lalu. Maklum, mamanya nggak selalu bisa update blog, jadi cerita udah kapan, baru sempat dipublish. Ini pertama kalinya anak-anak ikut market day. Saya lupa dulu waktu Ismail kelas 1 apakah ada juga. Tahun ini, ada kegiatan Market Day di sekolah Ismail dan Sidiq, di mana anak-anak diajak belajar berdagang. Nggak semua anak, sih. Saya mau coba-coba, jadi saya daftar. 


Jujur, saya itu paling nggak bisa berdagang. Berdagang itu butuh keberanian dan mental yang kuat. Saya pernah ngerasain dagang di bazar, nungguin dagangan nggak laku-laku. Dilihat orang yang lalu lalang. Aduh, nggak enak ya rasanya hehe.... Makanya, saya lebih senang nulis daripada berdagang. Nah, di acara Market Day ini, saya ingin anak-anak mengasah keberanian itu. Bagaimanapun, keahlian berdagang itu memang harus kita kuasai. Rasulullah Saw sendiri sudah berdagang sedari kecil. Di acara Market Day ini, dagangnya nggak serius sih. Ibu-ibu yang mau berdagang hanya diperbolehkan membawa maksimal 10 produk. Keuntungannya pun hanya maksimal Rp 200/ produk. Kalau mau dagang beneran ya di luar Market Day hehe..... 

Kerajinan Tangan karya anak-anak SD

Kreatif yaa.. ini karya anak-anak SD
Setiap anak disuruh dibekali uang Rp 20.000 untuk berbelanja. Hanya di hari itu saja. Kalau hari biasa sih anak-anak saya hanya membawa uang jajan Rp 7.000. Sidiq pinter deh, minta uangnya Rp 50.000. Dikira bisa membohongi mamanya yeee... Mamanya kan sudah dikasihtahu ustazah-ustazah agar uang jajan anak-anak maksimal 20 ribu. Uang segitu ludes lho, anak-anak memang jago belanja yaaa.... Saya kira anak-anak beli makanan, ternyata Sidiq beli kerajinan tangan gede banget yang dibuat dari kardus dibentuk akuarium. Hadeeeh... Bikin sendiri kan bisa, Nak. Ya anggap aja bantu temen hehehe....

Tadinya saya daftar mau jualan donat yang unik. Mendekati hari H, saya malah pusing. Apa saya bisa bikin donat? Suami malah nyuruh saya beli aja donatnya, trus digambar sendiri. Tapi, cokelat hiasnya kan mahal. Itu donat mau dihargai berapaaa? Untungnya, nama saya dicoret karena yang jualan donat sudah banyak. Saya langsung kepikiran jualan jus! Kan gampang, tinggal dijus. Saya pilih jus buah naga, karena belum ada yang mendaftarkan. Memang produk jualannya nggak boleh ada yang sama. Eh, ternyata susah ya dapetin buah naga di tempat saya. Harus ke supermarket. Kalau jalan ke pasar sih ada, tapi nggak sempat ke pasar. Saya nggak punya SIM dan di pasar itu sering ada polisi wkwkwk.... 

Sudah banyak yang bikin donat :D

Saya titip ke suami eh dia belinya di Swalayan. Yah, harganya mahaaal... Kalau di pasar cuma Rp 5.000/ buah. Itu mah Rp 14.000/ buah. Aduh, gimana menekan harganya supaya nggak mahal? Belum gelas plastik, gula, dan airnya. Ah, nggak usah mikirin keuntungan deh. Namanya juga belajar dagang. Pagi hari, saya blender buah naga bersama gula dan air. Untungnya buah naga itu warnanya pekat banget. Jadi, kalau kebanyakan airnya pun tetap merah warnanya hehe.... Setelah itu saya bingung bagaimana membawanya? Alhamdulillah, ada galon isi lima liter bekas beli air Kangen Water. Eh, ternyata jusnya lebih dari lima liter. Jadi bisa sisa dan diminum sendiri. 

Jus Buah Naga buatan Mama :D

Harga gelas plastik isi 50 buah hanya Rp 11.000 lho. Jadi, per gelas itu Rp 220. Sampai di sekolah sudah agak terlambat. Saya memang sengaja datang agak terlambat. Jadwalnya jam 7 tapi masih upacara pembukaan. Saya datang jam 8. Tadinya bingung mau jualan di mana, stannya sudah penuh. Kebagian tempat sedikit. Saya bawa 15 gelas. Jusnya dituang di tempat. Eh, ternyata hasilnya hanya dapat 8 gelas! Salah prediksi, booo.... Harga per gelasnya Rp 3.000. Masih untung kok sedikit. Dengan modal Rp 17.000 dan total penjualan Rp 24.000. Jadi untung Rp 7.000. Nggak disangka, ya? 

Tadinya saya was-was jus naga ini nggak laku. Saya khawatir anak-anak nggak suka buah. Anak-anak saya aja nggak doyan jus buah naga. Alhamdulillah, baru juga dituangin jusnya, anak-anak sudah berebutan mau beli. Belum sempat dinilai juri, jus naganya hanya sisa 3 gelas. Anak-anak yang mau beli sempat dilarang beli dulu karena belum penjurian. Gimana? Menang, nggak? Yang menang sih kelas yang  jualan barang-barang kerajinan kreatif. Nggak apa-apa, yang penting udah belajar berdagang dan rasanya... enaaaak lhooo.... 

Salim nggak sabar beli mainan dari barang bekas :D

Pulang dari Market Day, Sidiq menyerahkan uang hasil jualannya ke saya dengan senyum cerah mempesona. Ismail malah protes, kenapa dia nggak disuruh jualan juga? Nanti yaaa... Tahun depan kalau ada lagi. Mamanya juga ketagihan jualan nih, hihihi....